Alamecarte, Forta, Kuda, Eval dan Silverika

Alamecarte, ada semua, besar, kecil, tinggi, rendah, baik, buruk dan tenaga. Ia aku sebut-sebut sebagai satu. Dan di bawah satu itu ada rangka pecahannya.

Rangka pecahannya, aku suka panggil ia Forta dan Kuda. Forta itu besar dan tidak boleh aku genggam. Ia mengalir dan beralun-alun. Semakin hari ia semakin besar membulat. Kuda pula sangat tegap dan padat. Akan tetapi ia dimakan Forta sikit-sikit hari demi hari secara halus. Kini ia sudah kurang dari sepertiga.

Kuda inilah didiami Eval di dalam masyarakatnya sendiri. Eval itu berevolusi selaras dengan kerajaannya Silverika. Silverika ada pahlawan. Kanan berkata ia pahlawan hati, kiri pula kata ia pahlawan mati. Silverika juga tidak dapat lari dari buasan nafsu manusia, maka ada sesetengah kerajaannya sudah bertukar menjadi kuasa jahat, Silmestiza.

Maka aku hayun-hayunkan kepala aku memandang ke timur. Kasarnya aku lihat kebaikan tetapi jauh di dalamnya terpancar kejahilan. Aku palingkan muka ku barat pula, kasarnya berupa pemalsuan, dalamnya jauh lebih dusta. Maka aku memilih untuk memandang ke atas tetapi aku tidak bertanya. Aku hanya diam kerana aku tahu aku tidak punya kuasa.

Subscribe in a reader

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in NewsGator Online Subscribe in Bloglines

0 komen: